Surabaya, 22 Juli 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) Universitas Airlangga menerima kunjungan dari Enterprise Singapore di Inkubator Bisnis, Kampus B Universitas Airlangga.

Kegiatan kunjungan ini menjadi momentum penting bagi tenant binaan BPBRIN untuk memperkenalkan bisnis mereka sekaligus mendapat masukan langsung dari mitra internasional. Sejumlah tenant binaan BPBRIN seperti Mulia Samudra, Jayanira, dan Markas Walet mempresentasikan produk serta strategi bisnis mereka. Pihak Enterprise Singapore menilai bahwa ide bisnis yang ditawarkan cukup menarik dan berpotensi berkembang, sekaligus memberikan apresiasi terhadap inovasi tenant binaan BPBRIN. Selain itu, disampaikan juga saran bagi tenant untuk lebih selektif dalam menentukan bisnis yang relevan dengan kebutuhan pasar.

BPBRIN memiliki peran penting sebagai jembatan antara tenant binaan dengan mitra strategis internasional. Melalui fasilitasi ini, BPBRIN tidak hanya membantu tenant mengembangkan kapasitas bisnis mereka, tetapi juga membuka akses jejaring global yang diharapkan mampu mempercepat proses hilirisasi dan ekspansi pasar.

 

 

Surabaya, 1 Juli 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) mengadakan Mentoring Sales & Marketing Strategy ATAVI BPBRIN oleh Dr. Tri Siwi Agustina, SE., M.Si. yang diselenggarakan di ruang 301, Gedung Kahuripan lantai 3, Kampus C Universitas Airlangga

Kegiatan mentoring ini membahas mengenai konsep channel sebagai jalur untuk berkomunikasi dengan target market, bukan hanya soal distribusi, tetapi juga pemilihan media promosi dan cara menyampaikan unique value proposition produk. Tenant binaan BPBRIN juga diajak memahami pentingnya customer segmentation dan buyer persona, harus menghindari mindset “produk untuk semua orang” dan fokus pada konsumen yang benar-benar tepat sasaran.

Materi berlanjut pada value proposition, yaitu keunggulan unik yang membuat produk berbeda dan menarik di mata target pasar, baik dari sisi desain, harga, kenyamanan, hingga efisiensi. Selanjutnya, tenant binaan BPBRIN diperkenalkan dengan customer journey, mulai dari fase awareness, consideration, research, purchasing, hingga evaluation. Setiap fase memiliki strategi media dan pendekatan berbeda yang harus dipahami pelaku usaha untuk memastikan pengalaman pelanggan berjalan mulus.

Sebagai penutup, tenant binaan BPBRIN diajak mempelajari strategi retensi pelanggan. Strategi tersebut mencakup personalized follow-up, layanan after-sales, program eksklusif bagi pelanggan lama, hingga kampanye referral khusus pelanggan loyal. Tujuannya, agar pelanggan tidak hanya membeli sekali, tetapi juga melakukan pembelian berulang, merekomendasikan ke orang lain, bahkan menjadi pendukung jangka panjang.

Kegiatan ini menegaskan peran BPBRIN sebagai katalisator pertumbuhan tenant binaan. Tidak hanya mendampingi tenant dalam pengembangan produk, tetapi juga membekali mereka dengan strategi pemasaran dan pengelolaan pelanggan yang aplikatif. Dengan mentoring ini, BPBRIN memastikan tenant binaan mampu memahami siapa target pasar mereka, bagaimana cara menjangkau dan mempertahankannya, serta bagaimana mengubah pelanggan baru menjadi pelanggan setia.

 

 

Surabaya, 4 Juni 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) mengadakan Mentoring Sales & Marketing Optimization ATAVI BPBRIN oleh Dr. Rahmat Yuliawan, SE., MM., CHRM., CPM Asia. yang diselenggarakan di ruang 301, Gedung Kahuripan lantai 3, Kampus C Universitas Airlangga

Dalam kegiatan tersebut, menekankan bahwa seorang sales tidak hanya dituntut untuk menjual produk, tetapi juga membangun citra perusahaan serta menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Mindset seorang sales sukses mencakup sikap pantang menyerah, berpikir cepat, memanfaatkan peluang yang ada, serta mengubah tantangan menjadi kesempatan.

Tenant binaan BPBRIN juga dibekali dengan pemahaman tentang selling skill sebagai seni mempengaruhi konsumen agar tertarik membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan menguasai keterampilan ini, tenant binaan BPBRIN dapat mencapai lebih banyak closing, menguasai teknik penjualan yang lebih efektif, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan pelanggan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen BPBRIN dalam mendorong tumbuhnya tenant binaan BPBRIN yang tangguh dan berdaya saing. Dengan memberikan pendampingan di bidang penjualan, BPBRIN memastikan tenant binaan tidak hanya unggul dalam inovasi produk, tetapi juga mampu memasarkannya secara efektif kepada konsumen.

BPBRIN berperan sebagai fasilitator pembelajaran praktis yang menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan dunia bisnis. Dengan menguasai basic selling skill, tenant binaan BPBRIN diharapkan lebih siap menghadapi persaingan pasar, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan omzet penjualan.

 

 

Surabaya, 29 April 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) mengadakan Mentoring Harga Pokok Penjualan, Unit Cost & Pricing, Balance Sheet & Laba Rugi ATAVI BPBRIN oleh Yanuar Nugroho, S.E., M.Sc., Ak., CA., ACPA., AWP., CRA., CAPF. yang diselenggarakan di ruang 301, Gedung Kahuripan lantai 3, Kampus C Universitas Airlangga.

Dalam mentoring ini membahas tentang pengelolaan keuangan yang efektif bagi pelaku usaha, baik dari sisi jangka pendek maupun jangka panjang. Ditegaskan bahwa tanpa manajemen keuangan yang baik, risiko seperti krisis likuiditas, kegagalan bisnis, hingga ketidakstabilan keuangan jangka panjang bisa menghantui perjalanan usaha. Selain itu, para tenant binaan inkubator bisnis BPBRIN juga bisa kehilangan berbagai peluang investasi strategis akibat tidak adanya perencanaan keuangan yang matang.

Tenant binaan inkubator bisnis BPBRIN mendapatkan pemahaman praktis tentang cara mengelola keuangan, mulai dari analisis keuntungan, evaluasi titik impas, perhitungan return on investment (ROI), hingga pengelolaan risiko finansial dan manajemen utang. Salah satu fokus utama adalah pemahaman tentang payback period, yaitu waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan investasi awal dari arus kas bersih. Konsep ini relevan terutama untuk tenant yang ingin menilai seberapa cepat modal usaha dapat kembali, sekaligus menjadi indikator risiko dan likuiditas proyek.

Diskusi juga menyentuh hal-hal operasional seperti memisahkan rekening pribadi dan bisnis, menyusun laporan keuangan rutin, melakukan review keuangan, serta pentingnya menggaji diri sendiri sebagai pelaku usaha. Dari sisi pemasukan dan pengeluaran, peserta dilatih menganalisis tren penjualan, margin keuntungan per produk, hingga efektivitas pengeluaran pemasaran dan biaya produksi.

Melalui kegiatan ini, BPBRIN menjalankan peran strategisnya sebagai fasilitator peningkatan kapasitas kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Tidak hanya menyediakan fasilitas inkubator bisnis, BPBRIN juga membekali para tenant dengan wawasan manajerial yang aplikatif agar mereka mampu bertahan dan berkembang di pasar nyata.

 

 

Surabaya, 29 April 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) mengadakan Mentoring Business Model Design ATAVI BPBRIN oleh Dr. Achsania Hendratmi, SE., M.Si. yang diselenggarakan di ruang 301, Gedung Kahuripan lantai 3, Kampus C Universitas Airlangga.

Dalam mentoring ini membahas tentang ketatnya persaingan bisnis saat ini berpengaruh pada pemilihan model bisnis yang tepat. Model bisnis terdiri dari freemium, add-on, long tail hingga two-sided platform menawarkan pendekatan berbeda dalam memperoleh pendapatan, pelayanan terhadap penggan, serta membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Tidak hanya model bisnis, strategi pemasaran juga berpengaruh pada sebuah bisnis. Perlu adanya strategi funneling yaitu pendekatan bertahap untuk mengubah calon pelanggan menjadi pengguna aktif atau pembeli harus disesuaikan dengan karakteristik model bisnis yang diterapkan, karena hal ini berpengaruh pada performa bisnis. Pemilihan model bisnis tidak bersifat universal, karena bergantung pada jenis produk, perilaku pasar, serta strategi pertumbuhan perusahaan maupun bisnis. Tidak ada satu pun model bisnis yang bisa diklaim paling sempurna, kesuksesan justru berasal dari kemampuan perusahaan untuk memahami kebutuhan pelanggan serta mengevaluasi daya saing dalam mengimplementasikan model bisnis dan strategi funneling secara harmonis.

Dalam hal ini, ATAVI BPBRIN hadir untuk para pebisnis start-up tidak hanya memberikan teori, namun juga praktik dan pendampingan sehingga setiap langkah bisnis diarahkan secara tepat dan berkelanjutan.

 

 

Surabaya, 4 Agustus 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) menerima kunjungan dari Tim Pemuda Seed and Scale merupakan bagian dari Pertamina, diselenggarakan di Coworking Space Lantai 2 Inkubator Bisnis, Kampus B Universitas Airlangga.

Pertamina memperkuat peran strategis melalui program unggulan Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2025. Pada tahun ini mengadakan 2 kompetisi intelektual yaitu: Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Energy Debate Championship yang secara aktif melibatkan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk merespon isu transisi energi dengan kritis dan inovatif, baik dari sisi teknologi maupun manajemen energi nasional. Dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah, para peserta merumuskan ide terkait sistem energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sedangkan Energy Debate Championship mengasah kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan argumentasi kritis mengenai energi nasional, termasuk isu minyak impor dan ketahanan energi

Kolaborasi ini menunjukan Pertamina dan institusi pendidikan seperti UNAIR melalui BPBRIN, mampu berjalan beriringan dalam mendorong inovasi, pemikiran kritis, dan kepemimpinan dalam isu strategis bangsa. Diharapkan ke depannya sinergi ini terus berkembang sebagai pengembangan energi nasional dan memiliki daya saing global.

Info selengkapnya melalui Instagram pertamuda dan pertamina: https://www.instagram.com/p/DMJ_9OHhtbi/

 

Surabaya, 16 Juli 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) turut serta dalam acara Entrepreneur Scale Up Day yang diselenggarakan oleh Universitas Ciputra bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) di Integrity Hall, Universitas Ciputra Surabaya.

Kegiatan Entrepreneur Scale Up Day ini merupakan sebuah forum yang menghadirkan pertukaran gagasan, sesi mentoring, serta jejaring lintas sektor. Kegiatan ini dihadiri oleh para pendiri start up dengan antusias untuk mengembangkan bisnis mereka, menarik bagi investor, serta memberikan dampak sosial maupun ekonomi. Dalam kegiatan ini, para pendiri start up dari berbagai wilayah saling bertukar pengalaman, berdiskusi dengan mentor yang berpengalaman, serta memperluas koneksi untuk jaringan bisnis di masa mendatang.

BPBRIN memiliki peran penting sebagai fasilitator dan akselerator bagi pendiri start up, khususnya civitas akademika UNAIR. Melalui dukungan inkubasi, pelatihan, dan promosi melalui platform seperti Toko UA, BPBRIN berperan untuk kemajuan start up. Keterlibatan BPBRIN dalam kegiatan Entrepreneur Scale Up Day menunjukkan komitmen UNAIR untuk membangun ekosistem bisnis rintisan yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak luas.

 

 

Surabaya, 11 Juli 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) Universitas Airlangga turut serta dalam kunjungan dari Western Sydney University Indonesia (WSUI) di Ruang Bali, Lantai 4 ASEEC Tower, Kampus B Universitas Airlangga.

Diskusi diawali dengan pemaparan profil dari kedua inkubator bisnis, yakni LaunchPad WSUI dan inkubator bisnis BPBRIN UNAIR. LaunchPad merupakan inkubator WSUI yang berfokus pada startup berbasis teknologi dan telah mengembangkan berbagai program fleksibel mulai dari sesi setengah hari hingga program inkubasi selama 6 bulan. LaunchPad juga dikenal atas keterlibatannya dalam mendukung program kesehatan digital pemerintah Australia serta membina berbagai bisnis di lingkungan kampus maupun regional.

Sementara itu, BPBRIN UNAIR menawarkan program inkubasi untuk civitas akademika UNAIR (mahasiswa dan alumni), baik di sektor IT dengan durasi 12 bulan, maupun sektor non-IT seperti makanan dan minuman (F&B) dengan durasi inkubasi 2–3 tahun. Beragam startup telah dibina oleh BPBRIN, termasuk layanan platform untuk bimbingan belajar, konsultasi dokter hewan, dan lain-lain. Produk dari tenant BPBRIN juga dipromosikan melalui Toko UA.

Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak juga membahas berbagai potensi kolaborasi yang dapat memberi manfaat besar bagi mahasiswa dan startup dari kedua institusi. UNAIR menyambut baik inisiatif kolaboratif ini dan berharap kerja sama strategis antara UNAIR dan WSUI dapat membuka peluang lebih luas bagi pengembangan inovasi, kewirausahaan, dan konektivitas global antar mahasiswa dan bisnis startup.

 

 

Jakarta, 10 Juli 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) Universitas Airlangga turut serta dalam Kick Off Pertamina Goes to Campus 2025 dan Penganugerahan 5 Years of Impact Award pada tanggal 10 Juli 2025 di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta.

Dalam kegiatan ini, hanya terdapat 11 perguruan tinggi di Indonesia yang mendapatkan penghargaan, Universitas Airlangga menjadi salah satu perguruan tinggi yang masuk dalam daftar. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi kampus memberikan dampak pada kewirausahaan nasional. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperluas penerapan SDGs (Sustainable Development Goals) serta mendorong inovasi di sektor energi. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan startup di Indonesia dengan membuka peluang akses pendanaan.

Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi salah satu kampus yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena komitmennya untuk membuhkan jiwa kewirausahaan dan semangat inovasi di kalangan mahasiswa dan alumni UNAIR, selain itu juga menjadi langkah nyata menuju pengembangan bisnis startup. Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) UNAIR menjadi unit pelaksana kampus ini tidak hanya menciptakan usaha, namun juga mengelola bisnis berkelanjutan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Dr. Tirta Mandira Hudi dalam Talkshow PGTC (Pertamina Goes To Campus) 2025, tantangan terbesar bukan hanya pada saat membuat bisnis, namun juga adanya pengelolaan bisnis membutuhkan strategi yang tepat. Menjadi founder bukanlah akhir, namun awal menjadi CEO yang tangguh dan adaptif.

BPBRIN khususnya di inkubator bisnis memberikan fasilitas berupa bimbingan dalam memahami dasar manajemen, keuangan, kepemimpinan, dan kolaborasi. Sebagaimana visi dari inkubator bisnis BPBRIN adalah “menjadi inkubator yang unggul dalam memfasilitasi dan komersialisasi produk invensi life science dan teknologi informasi komunikasi dalam menunjang kemandirian bangsa pada 2025”.

 

Surabaya, 10 Maret 2025 – Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) Universitas Airlangga sukses menggelar acara Workshop Tata Kelola dan Peran Startup dalam Hilirisasi pada hari Senin 10 Maret 2025. Acara ini diadakan di Coworking Space lantai 2 Gedung Inkubator Bisnis Airlangga Startup and Innovation.

Dalam workshop ini, startup memiliki peran dalam tata kelola hilirisasi di Indonesia dengan peningkatan skala ekonomi dan kinerja ekspor melalui inovasi. Implementasi hilirisasi memerlukan strategi, dalam hal ini start up berkontribusi dengan model bisnis berbasis teknologi. Selain itu, perlu adanya perbaikan ekosistem investasi, seperti reformasi kelembagaan, penyederhanaan perizinan, kebijakan perpajakan, serta optimalisasi logistik yang dalam hal ini memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi startup dan industri hilir.

Workshop ini turut dihadiri sebagai pemateri workshop oleh Prof. Ahmad Erani Yustika, SE., M.Sc., Ph.D sebagai komisaris PT. Indonesia Asahan Alumni (INALUM), Arif Suryaman SE., M.M. sebagai sekretariat satgas hilirisasi dan ketahanan energi nasional, serta Dr. Arie Prasetyo, SE., M.Si. sebagai sekretaris BPBRIN.

Melalui program workshop ini, diharapkan startup dapat menjadi penggerak transformasi ekonomi, membantu meningkatkan daya saing, serta mampu beradaptasi di ranah teknologi dalam proses hilirisasi.