Pendanaan RISPRO Kolaborasi Internasional (selanjutnya disebut RISPRO-KI) adalah pendanaan riset dengan tema yang sudah ditetapkan oleh LPDP untuk skim riset dasar melalui pelaksanaan kerja sama dengan pihak lain baik berupa joint-call, matching fund, atau co-funding.

Pengusul RISPRO-KI adalah kelompok riset yang paling sedikit berjumlah tiga orang dan berkewarganegaraan Indonesia (WNI) yang bernaung di bawah kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, atau organisasi kemasyarakatan yang memiliki lembaga riset atau pengembangan atau sejenisnya di Indonesia.

Mitra Riset RISPRO-KI merupakan periset atau kelompok periset yang berasal dari perguruan tinggi atau lembaga riset dan pengembangan atau sejenisnya dari luar negeri yang telah bekerjasama dengan Universitas Airlangga.

Fokus dan tema RISPRO-KI mengacu pada peraturan perundang-undangan mengenai Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) Tahun 2017-2045 berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Riset Nasional Tahun 2017-2045. Fokus dan tema riset pada Open Call RISPRO-KI Tahun 2020 yaitu Kemaritiman, Kesehatan, dan Nanoteknologi.

Luaran RISPRO-KI adalah salah satu atau lebih dari luaran utama yang terdiri dari:
1. Artikel ilmiah dengan ketentuan sebagai berikut:

a) Ketua periset RISPRO-KI memiliki paling sedikit dua artikel ilmiah sebagai 1st author (penulis pertama) dan/atau corresponding author yang diterima (accepted) pada jurnal ilmiah internasional bereputasi tinggi (Q1 Scopus indexed); dan
b) Ketua periset RISPRO-KI memiliki paling sedikit satu artikel ilmiah yang ditulis bersama dengan Mitra Riset yang diterima (accepted) pada jurnal ilmiah internasional bereputasi tinggi (Q1 Scopus indexed).

2. Kekayaan intelektual terdaftar;
3. Prototipe teknologi atau produk; dan
4. Model rekayasa sosial.

Jangka waktu pendanaan RISPRO-KI paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang untuk paling lama 3 (tiga) tahun.

Nilai dana RISPRO-KI paling banyak sebesar Rp2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) per judul riset per tahun atau paling banyak sebesar Rp6.000.000.000 (enam milyar rupiah) per judul riset selama 3 (tiga) tahun.

Proposal RISPRO-KI ditulis dalam bahasa Inggris sesuai dengan format sebagaimana link ini. Pengajuan proposal via online melalui link https://risprolpdp.kemenkeu.go.id/ dan disubmit paling lambat 25 Juni 2020. Panduan proposal dan dokumen pendukung lainnya terkait RISPRO-KI dapat diunduh pada link ini.

Adapun jadwal pelaksanaan RISPRO-KI sebagaimana gambar berikut:

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di nomer +623159174318 atau melalui email adm@lpbi.unair.ac.id.

 

Pengumuman Hasil Seleksi Presentasi Tenant LPBI 2019 Tahap I, bisa cek link berikut.

https://lpbi.unair.ac.id/inkubator/pengumuman-hasil-seleksi-presentasi-tenant-lpbi-2019-tahap-i/

Selamat bagi sahabat LPBI yang lolos seleksi ya!!! Info lebih lanjut
☎️ 08113081508 (Yusri)

Selamat kepada Dr. Ir. Sri Hidanah, M.S. yang telah lolos seleksi Desk Evaluasi Rispro LPDP dan berhak mengikuti proses seleksi selanjutnya yaitu Paparan dan Visitasi yang akan dilaksanakan pada Bulan Juni-Juli 2019.

Selamat Kepada Bapak/Ibu Peneliti Universitas Airlangga yang Mengajukan Proposal Hibah RISPRO Invitasi dari kementerian Keuangan Tahun 2019!

Berikut Hasil Seleksi Administrasi RISPRO Invitasi:

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi RISPRO INvitasi

Kabar gembira buat sahabat LPBI yang berkecimpung dibidang start up nih!

Telah dibuka registrasi Tech Planter by Leave a Nest Co., Ltd. – Japan dengan hadiah sebesar 300.000 JPY serta tiket ke Singapore untuk 2 orang.

Deadline Proposal tgl 29 Maret 2019. Info lebih lanjut silahkan klik link berikut.
https://en.techplanter.com/events/tech-planter-indonesia/

Bagi mahasiswa, alumni, maupun dosen yang berminat mengikuti program pendanaan PPBT Kemenristekdikti Seleksi Tahun 2019 Batch II dan ingin hasil inovasinya diproduksi massal dan sustain, kami membuka pendampingan penyusunan proposal.

Untuk info lebih lanjut :
☎️ 08113081508 (Yusri-staf LPBI)